Matematika sebagai daily routine
Di awal tahun 2021 Joey belajar mengenai aritmatika penjumlahan dan pengurangan, uang,
pecahan, mass, dan 2D/3D. Joey cukup independen untuk mata pelajaran ini. Jika
dia tidak mengerti, dia akan melihat text book dan membacanya sendiri. Namun
Joey terkadang membuat kesalahan-kesalahan kecil karena teledor. Joey harus
belajar untuk mengecek pekerjaannya sebelum memberikannya kepada saya.
Gossie: Perkembangan otak Gossie masih di tahap konkrit. Gossie
membutuhkan benda-benda yang dapat dia pegang untuk berhitung. Dengan latihan
tambahan Gossie dapat mengerjakan soal-soal yang bersifat abstrak. Term ini
Gossie belajar manipulasi penjumlahan dan pengurangan di bawah 40 dan membaca
dan menginterpretasikan grafik/tabel bergambar
Ada satu bagian dari pelajaran Joey yang anak-anak suka, yaitu menimbang
menggunakan beam balance (Timbangan neraca). Mereka gantian bermain berjualan
biji-bijian.
![]() |
| Joey menjual kacang kedelai kepada adik-adiknya |
Evaluasi (by April 2021)
Joey
telah menyelesaikan buku My Pals are here level 2 dan memulai buku My Pals are
here level 3. Sebagai pembanding, saya minta dia mengerjakan soal ujian dari
Australia untuk year 3. Nilainya 30/35. Beberapa kesalahan dikarenakan kurang
teliti dan ada soal-soal dari statistika yang dia tidak pernah belajar di
kurikulum Singapore Math.
Joey
sangat cepat menangkap konsep-konsep baru dalam matematika. Dia cukup independen untuk mata pelajaran ini. Jika ada konsep baru, Joey buka buku text nya sendiri dan
dia baca dan kerjakan soal latihannya. Saya bisa tau jika ada konsep yang salah
dari jawaban-jawaban di soal latihan. Namun, Joey sering melakukan kesalahan
teledor. Saya masih berpikir bagaiman baiknya untuk melatih Joey untuk mengecek
ulang hasil kerjanya.
Gossie bisa dibilang telah menyelesaikan buku My Pals are here level 1, namun dia kesulitan untuk mengerti soal-soal cerita dalam matematika terutama jika angkanya sudah lebih besar dari 40. Mengingat usianya yang belum 7, saya akan tunggu sampai dia siap. Sambil menunggu, saya isi dengan permainan logic thinking.
Ngomong-ngomong
logic thinking, ini harusnya ayah yang lebih bisa menjelaskan. Ayah membantu
Joey dan Gossie belajar computational thinking lewat programming sederhana
dari Blockly Games dan Smart Games. Saya jujur agak khawatir dengan
games-games ini karena takut merusak mata. Tapi ini salah satu aktivitas yang
paling disukai anak-anak. Akhirnya saya batasi mereka hanya 1,5 jam per
minggu. Dan dari situ, ayah juga bisa berinteraksi dengan anak-anak.

Comments
Post a Comment