FAITH (7-13 November 2021)
8 November
Untuk pertama kalinya saya mengadakan ujian untuk homeschooling kami. Gossie minta duluan. Namun karena ini perdana, dia malu-malu, gak mau ngomong dengan keras. Saya minta kerasin juga tidak mau. Saya rekam supaya saya punya jejak perjalanannya karena itu saya membutuhkan Gossie untuk bicara sedikir lebih keras. Saya sempat nyerah dengan rekaman, saya pikir mungkin karena direkam Gossie jadi malu-malu. Tapi tetap ngomongnya kecil. Kemudian aya bilang Joey duluan saja karena saya tidak bisa dengar. Namun dia tidak mau. Akhirnya saya coba berikan pertanyaan matematika yang tidak membutuhkan dia untuk bicara. Saya berikan pilihan dia mau yang mana duluan. Gossie pilih menyanyikan lagu-lagu baru narasi.
Review hasil ujian term 1 secara umum, anak-anak perlu dipancing untuk bercerita apapun yang mereka tau karena prinsip ujian di sini menguji apa yang mereka tahu bukan apa yang mereka tidak tahu. Sebenarnya saya tidak boleh memberikan pertanyaan. Namun, anak-anak hanya bercerita sedikit padahal saya tau mereka tahu lebih dari itu. Akhirnya saya pancing dengan ide-ide cerita. Misal, pertanyaan yang diberikan meminta anak bercerita tentang mineral yang mereka tahu, lalu gossie hanya menyebutkan quartz titik, tidak ada kelanjutannya. Baru setelah saya pancing-pancing, dia sebutkan quartz itu transparan, keras, dst.
Gossie - fakta masih terbalik-balik dan tidak ingat detil, seperti misalnya dia cerita maria dan yusuf sudah tua dan belum ada anak, lalu Tuhan kasih Yesus ke pasangan ini. Ini harusnya cerita Elizabeth dan Zakharia
Joey - baik sekali, dia bahkan bisa mengingat kata Nay yang dipakai di cerita how camel got hump. yang dia tidak bisa ingat adalah cerita dari the island's story. Saya jadi berpikir untuk mengganti buku ini karena tidak relevan dengan konteks kami sebagai orang Indonesia.
Pup
saya melihat Pup belajar alfabet sendiri dengan pacenya. Ketika kakak2nya kelas BSF, Pup menggambar sesuatu dan menulis. Dia tanya ke saya bagaimana mengeja Crossy Road (Game yang dimainkan kakak2nya). Dan dia tulis sendiri huruf CROSS yang dia gak tau huruf Y, lalu dia teruskan tulis huruf ROA, D nya lupa juga. Saya melihat dengan diberi atmosfer yang tepat, kakak2nya sudah bisa baca tulis, dan dia bisa bermain alfabet kayu dan pasir, hal ini memicu dia untuk bisa mengenal dan menulis alfabet sendiri
9 November
Joey sempat diomelin sama ayahnya karena tidak mau mengerjakan tugas rumah tangganya. Akhirnya dia kerjakan juga dengan sungut-sungut. Awalnya saya khawatir, apakah dia masih bisa mengerjakan Bebras Challenge. Ternyata dia bisa mengerjakannya.
Kami mengunjungi seorang sahabat lama, sambil memberikan barang-barang bayi. Bersyukur bisa berbincang-bincang dan berdiskusi soal filosofi Charlotte Mason. Dari diskusi tersebut, saya berefleksi
Janganlah kita kejar capaian akademis, minat / bakat, melainkan latihlah anak untuk mempunyai kebiasaan-kebiasaan baik: berkehendak baik, sigap mencerna informasi dan menceritakan ulang, mengamati, menikmati keindahan, dll, maka capaian itu akan datang dengan sendirinya.
Anak2 kelaperan karena lama di luar dan belum ada makanan di rumah, jadi mereka ngemil pisang. Ntah berapa banyak joey dan gossie makan pisang sampai mereka tidak makan malam. Mereka memilih main game daripada makan malam sampai jam 9.
10 November
Paginya karena Joey tidak makan malam, dia bilang lapar. Joey throw tantrum, tidak mau mengerjakan rutin paginya. setelah diajak ngomong, didorong utk jadi pemenang melawan keinginan dagingnya, dikerjakan juga. dan ini butuh waktu 1-2 jam untuk Joey bisa melawan rasa malasnya. Tapi saya bersyukur dia berhasil.
Anak-anak mempersiapkan hadiah kerajinan tangan untuk ayah berupa photo frame dengan memanfaatkan kulit2 kerang yang mereka ambil dari Pantai Kenjeran. Kami cat dengan acrylic transparan dan keringkan. Lalu framenya mereka tempel dengan pasir dan kulit kerangnya ditempel ke frame dengan menggunakan lem tembak. Saya bantu anak-anak untuk potong karton tebal untuk framenya selebihnya mereka kerjakan sendiri. Kebetulan saya ada sisa kayu yang tidak terpakai yang sudah berupa frame kosongan.
11 November
Joey menyelesaikan rutin pagi, Gossie dan Pup kacau karena mereka melihat saya akan keluar rumah. Mereka mau ikut semuanya. Akhirnya saya merelakan mereka ikut saya untuk membeli isi lem tembak untuk anak-anak meneruskan kerajinan tangan mereka dan mengambil kue ulang tahun untuk ayah tercinta. Setelah kembali ke rumah dan membersihkan diri, saya mengingatkan Joey untuk menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu karena saya lihat dia sudah mau ambil mainan. Bersyukur kerajinan tangan mereka selesai tepat waktu untuk diberikan kepada ayah. Saya masak rendang dan membuat susu kental manis.
\Di tengah kesibukan, saya sempat antar Gossie ke tempat lesnya. Ternyata ada yang ketinggalan, matras yoga untuk senam kelenturan. Joey mengambil inisiatif untuk mengantarkannya dengan payung karena masih gerimis. Saya senang melihat Joey melakukannya dan bilang ke Gossie untuk bilang terima kasih pada Joey.
Kami menunggu ayah selesai meeting, baru merayakan ulang tahun bersama-sama. Om dan tante anak-anak juga datang untuk meramaikan.
12 November
Hari ini anak-anak bangun telat semua. Gossie bangun terlebih dahulu, mengerjakan rutin paginya dan bahkan membantu saya di dapur. Dia tidak bisa membereskan ranjangnya karena Pup masih tidur.
Saya menjelaskan terkadang kita harus memberikan ruang untuk perubahan. Gossie tidak dapat mengerjakan rutin paginya dengan sempurna karena Gossie sayang Pup dan tidak mau membangunkannya. Setelah Pup bangun, baru mereka bersama-sama merapikan ranjangnya.
Pernah ada satu ketika, Joey sengaja tidur-tiduran di ranjang Gossie supaya Gossie tidak dapat membereskan ranjangnya. Saya dengan tegas usir Joey karena motivasi Joey sudah jelas, dia berbuat begitu karena tidak ingin adiknya berhasil.
Ngomong2, kebiasaan baik itu menular. Saya terbiasa membereskan ranjang sisi bagian saya ketika bangun dan tanpa saya bilangin, suami saya pagi ini membereskan ranjang sisi bagiannya.
13 November
Hari ini anak-anak renang dan Joey mulai bersin, tapi tidak parah karena sehari sebelumnya dia makan banyak coklat dan cake. sigh... Saya tantang Joey untuk mentaati pelatihnya karena saya lihat kemajuannya lambat sekali. Gossie sudah bagus. 3 kali pertemuan dia sudah bisa kaki tangan dan nafas. Tinggal koordinasi tangan dan nafas. Pup masih gerak2 kaki saja.
Setelah itu kami mengunjungi seorang sahabat lama dan berbincang-bincang. Anak-anak kecapekan. Gossie tidur lama sekali setelah itu. Pup ketiduran ketika kami sedang berdoa selesai KOMPAK. Joey yang masih sulit diminta istirahat. Dia masih merengek mau nonton/main game.
Comments
Post a Comment